Mengapa teologi itu penting?
Teologi bukan hanya milik pendeta, penginjil, gereja atau golongan tertentu. Tapi teologi adalah milik kita semua, sehingga kita harus mempelajarinya. Teologi berasal dari bahasa Yunani THEOS (TUHAN) dan LOGOS (PENGETAHUAN). Jadi, teologi adalah ilmu ketuhanan. Dengan teologi berarti kita mempelajari tentang Tuhan. Namun perlu diingat bahwa belajar teologi sebenarnya bukan untuk membuktikan Tuhan itu ada. Tapi sebagai bukti reaksi kita tentang adanya Tuhan Sang Pencipta kita. Karena Tuhan memang ada dan bereksistensi melampaui mahrifat manusia sehingga kita tidak akan pernah mengenal siapa Dia dengan tuntas 100 %. Masih banyak misteri tentang diri-Nya, karena Ia maha sempurna sedangkan kita adalah makhluk ciptaan-Nya yang terbatas dan tidak maha sempurna. Namun kita bisa belajar dan mengenal siapa Tuhan. Karena Tuhan sudah berkenan mewahyukan diri-Nya kepada kita. Wahyu yang diberikan-Nya itulah yang membuat kita mungkin mengenal dan menghampiri-Nya.
Bagi orang percaya (orang Kristen) teologi adalah Firman Tuhan. Makna kata LOGOS dalam Alkitab berbeda konotasinya dengan kata logos secara umum dalam bahasa Yunani. Dalam Injil Yohanes pasal 1:1 (Pada mulanya adalah Firman. Firman itu bersama-sama dengan Allah. Dan Firman itu adalah Allah). Kata Firman pada ayat itu, memakai kata LOGOS dalam bahasa Yunaninya. Dan kata itu pada ayat yang bersangkutan mengacu kepada oknum kedua dari Allah Tritunggal, yaitu Yesus Kristus. Ia adalah Allah yang telah menjelma menjadi manusia yang pernah hidup di dalam sejarah umat manusia. Jadi, ketika kita belajar teologi Alkitab kita sedang mempelajari tentang Tuhan Yesus Kristus. Firman yang menjadi daging (The Word became flesh).
Teologi merupakan bagian terpenting dalam hidup manusia. Dan saya rindu untuk terus belajar mengenai teologi. Namun bukan sembarang teologi yang saya pelajari dan yakini.
Saya bukan jemaat gereja reformed (calvinis), namun saya sangat mengagumi keunggulan teologi dan gerakan reformed injili dibanding dengan teologi lainnya, dan saya merasa haus mau terus mempelajarinya. Konsep reformed sangat mempengaruhi saya dalam mempelajari teologi tahun-tahun terakhir ini. Tokoh-tokoh reformed yang saya kagumi dan dukung pelayanannya, khususnya di Indonesia adalah yang dipimpin oleh Hamba-hamba-Nya seperti Pdt. Dr. Stephen Tong, Pdt. Sucipto Subeno, M. Div, Pdt. Andi Halim, Pdt. Rudi Gunawan dan lain-lain termasuk Ir. Herlianto, M. Div, Pdt. Rudie Gunawan, Pdt. Budi Azali, M. Div.
Tak ada tendensi apapun kecuali harapan saya semoga semua tulisan tentang teologi ini dapat menjadi berkat bagi semua orang dan membawa kita kembali kepada ajaran asli Alkitab.
Jadi, dengan belajar teologi kita belajar akan firman Tuhan. Sedangkan Firman Tuhan adalah pelita, penerang, penolong, sauh, pedoman, dan pengisi bagi kekosongan jiwa kita. Ya, Yesus Kristuslah penuntun hidup kita sampai selama-lamanya.
Sekali lagi, saya berharap semoga posting perdanaku yang singkat ini tentang teologi dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin
Soli DEO Gloria
Rudi